3 Cara Tanpa Rasa untuk Memperluas Lingkaran Kencan Anda

1. Ubah sesuatu dengan cara biasa

Bayangkan hari biasa Anda. Kemungkinan besar, Anda pergi dari rumah untuk bekerja dengan cara yang sama, menaiki tangga yang sama. Pada siang hari Anda makan di tempat yang sama, pergi ke toilet yang sama. Setelah bekerja, Anda lihat di toko yang sama. Semua ini menjadi seperti berhenti di jadwal kereta. Hasilnya, Anda melihat orang yang sama setiap hari.

Cobalah untuk memutus lingkaran ini. Pergi ke toilet di lantai lain, beli kopi di kafe lain, tinggalkan mobil di tempat lain. Jadi Anda bisa bertemu orang baru.

Selain itu, kami terus secara otomatis “memfilter” orang. Segera setelah kami mengenal seseorang, kami segera memutuskan: “Anda menarik” atau “Anda tidak tertarik”, “Anda penting” atau “Anda tidak penting”.

Ingat teman mana yang tampaknya paling tidak menarik bagi Anda, dan cobalah untuk menjalin kontak. Ikat percakapan atau tawaran untuk minum kopi bersama. Pikirkan tentang ke mana Anda dapat pergi atau apa yang harus dilakukan untuk mengenal orang-orang yang biasanya Anda saring. Jadi Anda juga memperluas lingkaran sosial Anda.

2. Jangan tutup diri

Dalam keadaan stres, kita sendiri mempersempit lingkaran komunikasi kitaPerbedaan Status dalam Aktivasi Kognitif Jaringan Sosial. , kami menutup dan tidak melihat kemampuan kami. Kami hanya tidak ingin melakukan kontak dengan orang. Bagaimana ini bisa diatasi?

Balik daftar teman-teman Anda di jejaring sosial. Tentunya Anda akan melihat nama-nama yang tidak segera muncul di benak Anda ketika Anda berada dalam situasi yang sulit. Tulis kepada orang-orang ini.

Selain itu, penting untuk mengingatkan diri Anda tentang kekuatan dan nilai Anda. Kita sering mengesampingkan nasihat dari orang yang dicintai dan mendengarkan saran dari orang yang tidak dikenalPengetahuan Tainted vs. Menggoda Pengetahuan: Orang Menghindari Pengetahuan dari Saingan Internal dan Mencari Pengetahuan dari Saingan Eksternal. , karena kami tidak merasa cemburu terhadap mereka dan tidak merasakan ancaman dari mereka. Tetapi ketika kita mengingatkan diri kita tentang keterampilan dan kualitas positif kita, lebih mudah bagi kita untuk berpaling kepada mereka yang tampaknya mengancam kita.

3. Jangan membatasi diri Anda dengan sederhana “terima kasih” dan “tolong”

Ingat ketika terakhir Anda membantu rekan Anda. Apa yang Anda katakan sebagai tanggapan terhadap rasa syukur, hanya “tolong” atau “tidak sama sekali”? Anda melewatkan kesempatan baik untuk memperluas lingkaran sosial Anda. Psikolog dan penulis terkenal Robert Chaldini menyarankan setelah “tolong” menambahkan: “Saya tahu bahwa Anda akan melakukan hal yang sama untuk saya.”

Ini juga bekerja dalam arah yang berlawanan.

Ketika seseorang membantu Anda, jangan hanya mengatakan “terima kasih”, tambahkan: “Beri tahu saya jika Anda membutuhkan bantuan saya.”

Frasa semacam itu membantu memperkuat hubungan dengan orang lain, mengungkapkan rasa hormat dan kesiapan Anda untuk melanjutkan komunikasi.

Pikirkan tentang bagaimana Anda bisa berguna bagi orang ini sekarang atau di masa depan. Perhatikan tidak hanya apa yang bisa Anda dapatkan dari orang lain, tetapi juga pada apa yang dapat Anda berikan kepada mereka. Ini akan membantu memperluas dan memperdalam koneksi Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 2 = 1